Duku atau yang dalam bahasa latin dinamakan lansium parasiticum merupakan buah yang berasal dari bagian barat Asia Tenggara. Duku masuk ke dalam spesies pohon dalam keluarga Mahoni.
Tidak seperti buah asal Asia Tenggara seperti durian yang telah dikenal masyarakat dunia, khususnya karena rasanya yang dibilang aneh, duku masih awam bagi orang asing. Salah satunya masyarakat Amerika.
Untuk itu, Kedutaan Besar Amerika di Indonesia meminta diplomatnya untuk mencoba buah berwarna kuning tersebut. Sebagian dari mereka mengaku baru pertama kali melihat duku, bahkan ada yang mengira buah yang kaya akan vitamin A ini adalah kentang mini.
"Apakah ini kentang mini?" tanya salah seorang diplomat.
Setelah dijelaskan bahwa buah yang ada di hadapan mereka adalah duku, mereka pun langsung mencobanya. Meski baru pertama kali mencoba buah yang merupakan sumber antioksidan alami ini, para diplomat tersebut sepakat jika duku memiliki rasa yang menarik.
"Rasanya menarik, enak, dan agak sedikit pahit," ujar salah seorang diplomat wanita.
"Memiliki rasa yang lembut. Seperti jeruk Bali," tambah diplomat yang lain.
Saat ditanyakan, makanan khas Amerika yang cocok disantap dengan duku, para diplomat ini memiliki jawabannya sendiri. Ada yang bilang jika duku cocok disajikan dengan salad, hingga dijadikan bahan masakan.
"Sebagai salah satu komponen dalam salad buah, seperti yang warga amerika buat ketika musim panas ketika piknik 4 Juli," ujar diplomat wanita yang mengenakan blazer.
"Kamu juga bisa memasaknya. Saya rasa akan enak juga jika ditumis jadi saus di atas bebek atau semacamnya karena tidak terlalu manis," tambah diplomat pria berkepala plontos.

No comments:
Post a Comment