Kram perut saat datang bulan alias menstruasi umum dialami perempuan.
Meski tergolong normal, kondisi ini juga bisa mengganggu aktivitas bila
rasa sakitnya berlebihan. Studi membuktikan, minum susu bisa jadi obat
pereda nyeri haid.
Studi tahun 2010 yang dipublikasikan di Journal of Obstetrics and Gynaecology Research
menemukan, perempuan yang rutin mengonsumsi susu mengalami nyeri
menstruasi lebih rendah secara signifikan dibanding mereka yang tidak
minum susu, seperti dikutip dari buku Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan
karangan Nutrifood Research Center.
Studi tersebut mengungkapkan,
kalsium dan magnesium yang terdapat dalam susu diketahui dapat
meringankan nyeri perut saat menstruasi.
Kram menstruasi
sebenarnya terjadi secara normal, karena selama menstruasi rahim
berkontraksi untuk membantu meluruhkan lapisan yang akan keluar sebagai
darah haid. Namun, kram menstruasi bisa tergolong tidak normal bila rasa
sakit yang dialami berlebihan. Dalam kondisi ini, konsumsi susu
biasanya tidak akan membantu.
Rasa sakit yang berlebihan disebut dismenore
dan kemungkinan penyebabnya seperti kista ovarium, fibroid,
endometriosis, penyakit menular seksual, dan penyakit radang panggul,
menurut Medline Plus.
Temui dokter jika Anda mengalami kram
menstruasi cukup berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kram
menstruasi yang parah biasanya tidak akan membaik meski Anda sudah
menggunakan obat penghilang rasa sakit.

No comments:
Post a Comment